“Karena acara ini adalah pekan ta’aruf,
maka kita akan mengenalkan semua aspek yang ada di dalamnya. Termasuk juga
dengan Himpunan jurusan yang selama ini dalam pekan ta’aruf tahun-tahun
sebelumnya tidak pernah ada,”
RANGKAIAN kegiatan perkenalan mahasiswa
baru di Universitas Islam Indonesia (UII) terus berlanjut, terutama di fakultas
teknolgi industri. Senin (8/9) pukul 07.00 WIB tampak wajah-wajah semangat dari
mahasiswa baru pada pembukaan PETA (Pekan Taaruf) 2014. Terlihat juga para
panitia pelaksanaan sedang sibuk dengan tugasnya masing-masing.
Tidak
terlihat perbedaan yang dominan dari kegiatan rutin yang ada setiap tahun ini,
semuanya tampak biasa. Pemeriksaan atribut oleh Departemen Penertib Lapangan
(DPL), pembukaan, perkenalan UKM, dan lain sebagainya. Kegiatan yang paling
berbeda dari PETA tahun ini adalah adanya perkenalan himpunan jurusan yang dari
tahun-tahun sebelumnya tidak pernah ada. Berbagai macam Unit Kegiatan Mahasiswa
(UKM), lembaga khusus fakultas, dan
himpunan mahasiswa akan diperkenalkan dalam kegiatan ini.
“Karena acara ini adalah pekan ta’aruf, maka
kita akan mengenalkan semua aspek yang ada di dalamnya. Termasuk juga dengan
Himpunan jurusan yang selama ini dalam pekan ta’aruf tahun-tahun sebelumnya
tidak pernah ada,” papar Adhi selaku ketua Steering Comitte (SC). Perkenalan
tentang dunia perkuliahan juga tentang FTI UII adalah hal yang ditekankan dalam
konsep kegiatan PETA. Diadakannya expo dalam kegiatan tersebut adalah cara yang
dipilih oleh panitia untuk mensosialisasikan lembaga dan segala unit kegiatan
yang ada dilingkungan FTI UII.
Evaluasi
dari kegiatan PETA tahun sebelumnya menjadi patokan bagi SC dalam pembuatan
konsep kegiatan PETA tahun 2014. Penghapusan kegiatan simulasi aksi adalah salah
satu contoh dari kebijakan baru ini, karena dirasa kurang efektif dalam
pelaksanaannya. Inti dari kebijakan baru ini adalah mengambil apa yang
sekiranya baik, dan menghapuskan kegiatan yang dirasa sedikit manfaatnya.
“Dengan bergantinya status siswa
menjadi mahasiswa, diharapkan mahasiswa baru mulai beradaptasi pula dengan
lingkungan yang baru, tidak terus bergantung pada guru seperti di SMA”, tutur rahma
selaku anggota SC kepada Profesi. Konsep yang disusun sedemikian rupa oleh
jajaran SC bertujuan agar mahasiswa baru saling mengenal, karena di dunia
perkuliahan mereka pasti akan saling membutuhkan dengan teman dari jurusan lain,
tambahnya. (Qisti, Romly)






0 comments:
Post a Comment